Minggu, 23 September 2012

Felix Y. Siauw : Beyond The Inspiration

Jika menilik sejarah peradaban Islam akan kita dapati keagungan kekuasaan yang meliputi lebih dari sepertiga permukaan bumi. Kala itu Islam berada diantara kedua imperium besar : Imperium Persia di Timur dan Imperium Romawi di Barat. Dan akhirnya pada 651 imperium Persia berhasil dibebaskan dan menyusul pada 1453 imperium Romawi berhasil dibebaskan.

Telusur mengenai alasan mengapa kala itu Islam demikian digdaya dan membawa kesejahteraan bagi seluruh wilayahnya membuat Ust. Felix Y. Siauw menuangkan telaah literatur dan pembelajarannya akan sejarah Islam dalam sebuah buku yang baru saja selesai saya baca "Beyond the Inspiration". Buku ini berusaha menguak alasan tersebut dan menjawab mengapa hal yang sama tidak terjadi saat ini.


Saat ini Islam tergambarkan sebagai agama yang anarkis dan diliputi oleh kekerasan. Malah media semakin menjatuhkan image Islam sebagai agama yang melahirkan teroris. Belum lama ini salah satu media televisi bahkan secara eksplisit menjustifikasi bahwa 'ROHIS' yang ada di SMA-SMA sebagai sarang kaderisasi teroris. Bahkan yang paling anyar muncul video yang memancing amarah umat Islam "Innocence of muslims". Sebuah penghinaan yang mendalam yang menghina suri teladan teragung Nabi Muhammad SAW. 

Disinilah buku ini hadir menjawab pertanyaan : Mengapa dahulu Islam demikian jayanya dan sekarang Islam demikian terperosoknya? 

Ust. Felix Y. Siauw dalam dua buku sebelumnya selalu berkeyakinan akan bisyaroh yang disampaikan oleh Rasulullah. Bahwa Islam akan kembali jaya seperti ketika terbuktinya bisyaroh takluknya Konstantinopel oleh Sultan Mehmed II pada 1453. Ust. Felix yakin bisyaroh selanjutnya yaitu takluknya imperium Roma akan segera hadir dihadapan umat Islam. Oleh karena itu dibutuhkan sebuah kesiapan mental, fisik dan spiritual dari setiap umat Islam.

Buku ini memuat poin-poin penting bagaimana kita mengembangkan potensi diri hingga bisa menjadi salah satu elemen penting pewujudan bisyaroh Nabi Muhammad tersebut. Pembahasan mengenai keyakinan, syahadat, pilihan dalam hidup, memeluk Islam secara kaffah, memahami kecintaan Allah akan hambanya dan lainnya.

Sejauh ini dengan masih terbatasnya buku Islam yang saya baca, saya jarang mendapati telaah ilmiah yang cukup mendalam untuk mendukung pemahaman akan Islam itu sendiri. Namun dalam buku ini kita aknn mendapati perbedaan. Disini saya melihat keseriusan pembuatan buku ini dan oleh karena nya saya selalu tertarik dalam setiap pembahasan terperinci yang dijelaskan oleh Ust. Felix Y. Siauw. 

Melalui buku-buku Ust. Felix. Y. Siauw saya mendapatkan banyak pengertian akan Islam dan bagaimana semestinya kita berislam. Saya kembali meyakini bahwa makna berislam secara kaffah sangat luas dan dalam, tak terbatas hanya dalam beribadah pada Allah saja. Namun dalam setiap segi dan sudut kehidupan kita, baik dalam pekerjaan, berkeluarga, beraktivitas, berinteraksi sesama manusia, dan masih banyak lainnya. Islam hadir dalam hati ini bukan 'sekedar-sekedar' tapi 'sepenuhnya' kita harus jadikan ia sebagai guide kehidupan. Itulah kaffah dalam Islam. Semoga saya dan teman-teman 'yang terdampar' membaca tulisan ini bisa sama sama belajar dan meng-upgrade diri menjadi pribadi yang lebih baik.

Ketiga buku Ust. Felix Y. Siauw ini sangat layak dibaca...
Simak juga pembahasan kedua buku lainnya disini :
+ Muhammad Al-Fatih 1453
+ How to Master Your Habits?

Pradipta Suarsyaf
yatta! alhamdulillah...ini buku ke #47 ! ..#3 buku lagi #50 buku sebelum koass..



Share/Bookmark

0 komentar:

Poskan Komentar

Silakan berkomentar...

 
© Copyright by Good is the enemy of Great  |  Template by Blogspot tutorial