Sabtu, 11 Agustus 2012

TOP Secret Billionaire : Mulai & Jangan Menyerah

Ketika saya menumpahkan ide dalam tulisan kali ini setidaknya ada lima ide lain untuk membuat lima tulisan berbeda. Saya baru tau rasanya ga enak banget kalau kita punya ide tapi ga disalurkan. Dan bagi saya menulis di blog ini merupakan salah satu wadah menyalurkan ide dan opini saya. Baik, supaya ga dikira curhat, mari kita mulai pembahasannya.

Dalam mengerjakan suatu hal pastinya ada awal, proses, dan akhir. Misal dalam mengerjakan tugas kampus kita pasti harus melewati ketiga poin tersebut sehigga suatu tugas bisa dikatakan selesai. Begitupun dalam usaha kita mewujudkan cita-cita, mimpi-mimpi, dan harapan-harapan kita. Semua butuh langkah awal untuk memulai, butuh langkah-langkah selanjutnya untuk bergerak mendekati tujuan, dan pada akhirnya bagaimana bisa sampai sesuai dengan apa yang kita harapankan.


Nah, tapi banyak orang, mungkin termasuk kita didalamnya, kesulitan dalam memulai. Kita begitu disibukan dengan keraguan dan terlalu memikirkan hal negatif yang membuat kita menjadi merasa kecil untuk mencapai tujuan yang besar, padahal kita cukup besar dan pantas untuk mencapainya. 

Menarik apa yang disampaikan oleh Mario Teguh mengenai 'memulai'. Ketika kita kesulitan memulai sesuatu maka kita dihadapkan pada sebuah tujuan yang sebenarnya baik untuk diri kita. Maka satu-satunya cara untuk menyelesaikan kesulitan ini adalah satu kata yaitu "M-U-L-A-I" ! ya, MULAI lah! karena apa yang kita cemaskan dengan merasa tak sanggup melakukan suatu hal menjadi sirna ketika kita memulai. Dalam setiap hal, ketika seseorang memulai pasti diiringi kasih Allah untuk menjadikannya mengerti mengenai apa yang sedang ia kerjakan, baik cepat atau lambat. Itu sudah hukum alamnya.

Permasalahan selanjutnya adalah masalah dalam proses mencapai tujuan. Yakinilah bahwa ketika kita kesulitan dalam mencapai tujuan maka yang kita butuhkan adalah bantuan. Dalam mencapai tujuan akan lebih mudah jika kita bersinergi dengan orang lain. Ingat! Tidak dengan kita bekerjasama apa yang kita raih menjadi sedikit. 2 orang mengerjakan 1 tujuan bukan berarti tiap orang mendapatkan keuntungan setengahnya. Tapi setiap orang sangat mungkin mendapatkan utuh 1 tujuan. 

Permasalah terakhir adalah sulit dalam penyelesaian. Ya, ketika kita merasa sulit untuk finishing target maka ingatlah Tuhan selalu disisimu, bahkan sejak awal, proses, dan akhir Ia lebih dekat dari urat nadi lehermu. Maka bermanjalah kita dengan Allah pencipta kita. Untuk hasil, apa kita bisa mencapai target atau belum, semua tergantung pada Allah.

Dan yakinlah bahwa Tuhan selalu mengabulkan setiap do'a hamba-Nya. Jawaban-Nya ada dua, do'a itu dikabulkan sekarang, atau ditunda untuk suatu hal yang lebih baik.

Top Secret Billionaire...

Teringat dengan sebuah film yang saya dapatkan dari sahabat saya Abe Umaro berjudul "Top Secret Billionaire", Saya rasa setiap scene dalam film tersebut merefleksikan tiga poin penting diatas : Memulai - Proses - Menyelesaikan.

Film ini berkisah tentang seorang pemuda Thailand bernama TOP yang saat masa sekolah punya prestasi buruk dan tidak bisa mewujudkan keinginan orangtuanya agar ia bisa kuliah di Perguruan Tinggi Negeri Thailand. Ia lebih suka bermain Game Online dan mendapatkan banyak uang dari transaksi online tersebut. Namun semua berubah ketika kondisi keluarga tak memungkinkan, sang Ayah terjerat hutang 4 juta Bath. Akhirnya Ayah dan Ibu TOP memutuskan untuk hijrah ke China untuk mencari peruntungan hidup.

TOP punya semangat untuk bisa sukses sebagai seorang pengusaha. Walau akhirnya Ia kuliah di PTS, tapi tetap saja kuliahnya berantakan dan TOP lebih fokus dengan usahanya. Berawal dari jualan kacang khas Thailand, TOP sampai harus berkeliling pasar Thailand mencari cara membuat kacang yang enak. Sampai akhirnya ia menemukan cara membuat kacang yang enak. Dan dengan modal seadanya ia membuka stand di Mall. Pelajaran disini, TOP sudah memulai!

Dalam menjalankan usaha kacang nya ia tak sendiri. Ia ditemani oleh Pamannya yang sudah cukup berumur. Lihat! TOP juga butuh bantuan..

Walau akhirnya usaha kacang ini gagal total, dan TOP nyaris putus asa. Tapi TOP tak menyerah, ia menemukan ide lain, yaitu membuat Crispy Seaweed aka Nori. Ia mencari cara bagaimana mebuat CS yang enak. Banyak uang ia habiskan untuk berkali-kali memasaknya dan selalu gagal. Habis bahan ia beli lagi, begitu sampai akhirnya ia kehabisan bahan dan menemukan cara untuk membuat CS yang enak. 

Berhasil meracik ramuan CS nya ia berdagang dengan cara yang sama di Mall namun ternyata keuntungan yang dihasilkan tak sebanding dengan usahanya untuk membantu beban orang tua yang terlilit hutang. Ia nyaris kembali putus asa namun terus berfikir bagaimana cara nya. Sampai ia seperti mendapat ilham ketika mendengarkan kuliah mengenai Teknik Berdagang Gurita. Ia mendapatkan contoh yang nyata yaitu sebuah toko waralaba yang sukses 7ELEVEN yang sudah menjamur di banyak negara.

TOP berupaya memasukan produk CS nya agar dijual di semua Toko 7Eleven disemua cabang. Jatuh bangun ia harus meyakinkan pihak management bahwa ia bisa. Tapi berkali-kali gagal dan TOP nyaris putus asa. Ia bahkan sudah hampir memutuskan untuk segera menyusul kedua orangtuanya ke China. 

Tapi Tuhan berkehendak lain, Man Jadda Wa Jadda tetap berlaku, Law of Attraction nampak dalam film ini, akhirnya TOP diminta untuk bisa memproduksi 72.000 bungkus Crispy Seaweed hingga bisa memenuhi semua cabang 7Eleven.

Selesai sampai disini? Jelas tidak, TOP diminta menyiapkan pabriknya (padahal ia belum punya saat itu) yang akan memproduksi 72.000 CS, 7Eleven akan evaluasi GMP (Good Manufacturing Practice) dari pabrik tersebut. Ia kembali jatuh karena tidak punya uang, ia menjual mobilnya, dan berusaha pinjam uang ke Bank tapi gagal! Akhirnya ia bisa membangun pabrik itu namun seadanya.



Ketika penilaian GMP banyak yang kurang, tapi ternyata tak dinyana TOP berhasil. Akhirnya produk ini ada di 7Eleven dan sudah bisa kita nikmati di Indonesia. Produknya "Tao Kae Noi" yang berarti "Pengusaha Muda" telah menjamur dimana-mana, dan TOP diusianya yang masih belia sudah menjadi seorang pengusaha sukses melebihi ekspektasi banyak orang yang dulu merendahkannya dan meremehkannya atas pilihan hidupnya.

Demikian sulitnya TOP untuk mencapai tujuan. Jatuh bangun. Bangkrut. Putus asa. Harus rela tidak bisa bermain seperti teman seusianya. Tapi semua terkompensasi dengan raihannya saat ini. Ketika teman-teman sekuliahnnya belajar mengenai ekonomi dan cara bagaimana menjadi pengusaha yang sukses, TOP langsung terjun ke lapangan mempraktekannya dan merasakan pahitnya. Keberanian memulai menjadi poin penting dari kesuksesannya. Kuatnya TOP untuk bangkit dari kegagalan, tidak mudah menyerah, terus berusaha dan saling bersinergi dengan Pamannya membuatnya bisa melalui proses untuk mencapai tujuannya. Dan akhirnya terserah Tuhan, bertawakal, apa yang memang sepantasnya TOP dapatkan. Dan hukum "Usaha // Hasil" adalah sebuah hukum alam yang akhirnya terbukti.

...selesai..
dan tulisan ini dibuat sambil shahur ditemenin makan Nori CS "Tao Kae Noi" :) enaaak...!
Recommended Movie "Top Secret Billionere"
film bagi pembelajar kehidupan...


Share/Bookmark

2 komentar:

Posting Komentar

Silakan berkomentar...

 
© Copyright by Good is the enemy of Great  |  Template by Blogspot tutorial